
DISTRIBUSI BLT DD DESA BERATWETAN BANTU 44 WARGA SETIAP BULANNYA
January 9, 2025
Pembangunan Jalan Cor Penghubung Beratwetan–Kedungsari Dimulai, Warga Sambut Antusias
August 26, 2025KH. Anwar Zahid Hadirkan Tausiyah Penuh Hikmah di Pengajian Akbar Mojokerto
Mojokerto — Lapangan Desa Beratwetan dipenuhi lautan manusia pada Kamis, 24 Juli 2025, sejak pukul 14.00 WIB hingga menjelang maghrib. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Mojokerto dan sekitarnya berkumpul dalam pengajian akbar yang menghadirkan KH. Anwar Zahid sebagai penceramah utama. Acara ini menjadi magnet spiritual yang menyatukan masyarakat lintas usia dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Sebelum tausiyah dimulai, lantunan sholawat menggema dari panggung utama yang dibawakan oleh grup Brandal Qori. Dengan irama khas dan vokal yang kuat, mereka berhasil menghidupkan semangat jamaah. Tak hanya sekadar hiburan rohani, sholawat yang dibawakan menjadi pembuka hati dan jiwa, mengajak semua yang hadir untuk menyambut tausiyah dengan hati yang bersih dan terbuka. Anak-anak, remaja, hingga lansia tampak larut dalam lantunan yang menyentuh kalbu.
KH. Anwar Zahid tampil dengan gaya ceramah yang sudah sangat dikenal: jenaka, lugas, dan menyentuh. Beliau mengangkat tema pentingnya menjaga akhlak di era digital, memperkuat iman di tengah godaan dunia, serta menjadikan agama sebagai penuntun dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan sampai kita pintar teknologi tapi lupa akhlak. Islam itu bukan hanya ibadah, tapi juga adab,” ujar beliau, disambut tepuk tangan dan tawa hangat dari jamaah yang menikmati gaya penyampaian beliau yang ringan namun berbobot.
Kehadiran tokoh-tokoh penting daerah menambah khidmatnya acara. Terlihat Ibu Kepala Desa Hj. Sri Rahayu, S.Pd, Bapak Camat, Kapolsek, Danramil, Anggota DPRD Kab. Mojokerto dari fraksi PKB Bapak Hadi Fatkhur Rohman, serta Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum duduk di barisan depan bersama tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang menjadi fondasi moral masyarakat Mojokerto.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto menyampaikan rasa bangga atas antusiasme warga. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini harus terus digalakkan sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa. “Pengajian bukan hanya soal ceramah, tapi soal membangun jiwa masyarakat. Ini adalah investasi sosial yang tak ternilai,” ujar beliau. Sambutan tersebut mendapat apresiasi dari jamaah yang merasa dihargai dan didukung oleh pemimpin daerah mereka.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Anwar Zahid. Langit Beratwetan sore itu seolah ikut bersaksi atas kekhusyukan ribuan hati yang memanjatkan harapan dan syukur. Jamaah pulang dengan wajah cerah dan semangat baru, membawa pulang hikmah yang akan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. Pengajian ini bukan hanya menjadi agenda tahunan, tapi juga simbol bahwa nilai-nilai spiritual tetap menjadi denyut nadi masyarakat Desa Beratwetan.





